Seni di Balik Gelas: Menelusuri Standar Emas dalam Menentukan Kualitas Bir Terbaik

Menikmati segelas minuman fermentasi gandum bukan sekadar tentang melepas dahaga, melainkan sebuah pengalaman sensorik yang sangat mendalam dan kompleks. Para ahli di seluruh dunia memiliki parameter ketat untuk menilai apakah sebuah produk layak menyandang status premium atau tidak. Proses penilaian ini melibatkan ketelitian tinggi untuk memastikan keseimbangan rasa tetap terjaga.

Aspek visual merupakan kesan pertama yang paling krusial saat minuman dituangkan ke dalam gelas kaca yang bersih dan bening. Kejernihan cairan serta ketahanan busa di permukaan menjadi indikator utama tingkat higienis dan teknik fermentasi yang digunakan produsen. Warna yang konsisten menunjukkan bahwa bahan baku yang dipilih memiliki kualitas standar yang sangat tinggi.

Aroma menjadi jembatan emosional yang memperkenalkan karakter unik dari penggunaan jenis hops dan malat dalam proses produksi awal. Anda mungkin akan menghirup sensasi wangi bunga, buah-buahan, hingga aroma panggang yang khas dari setiap tetes cairan yang ada. Keseimbangan aroma yang harmonis menandakan bahwa proses pematangan dilakukan tanpa terburu-buru oleh sang pembuat.

Tekstur saat menyentuh lidah, atau yang sering disebut dengan mouthfeel, menentukan kenyamanan saat minuman tersebut mulai Anda teguk perlahan. Karbonasi yang pas memberikan sensasi segar yang menggelitik tanpa terasa terlalu tajam atau bahkan hambar seperti air biasa. Ketebalan cairan yang ideal mencerminkan kandungan protein dan gula alami yang tersisa secara seimbang.

Rasa merupakan inti dari penilaian kualitas, di mana kepahitan dan kemanisan harus saling melengkapi tanpa ada yang saling mendominasi. Profil rasa yang bersih tanpa adanya sisa rasa logam menunjukkan bahwa sistem sanitasi di pabrik pengolahan berjalan dengan sempurna. Bir berkualitas tinggi selalu meninggalkan kesan akhir yang menyenangkan dan bersih di pangkal tenggorokan.

Faktor kesegaran juga memegang peranan vital karena produk ini sangat sensitif terhadap paparan cahaya matahari dan perubahan suhu ruangan. Pengemasan yang kedap udara dan penggunaan botol berwarna gelap bertujuan untuk melindungi kandungan nutrisi serta rasa dari kerusakan oksidasi. Selalu periksa tanggal produksi untuk memastikan Anda mendapatkan cita rasa asli yang masih sangat segar.

Suhu penyajian yang tepat akan membuka seluruh spektrum rasa yang tersembunyi di dalam komposisi bahan kimia alami minuman tersebut. Setiap jenis memiliki standar suhu ideal yang berbeda agar karakteristik aromatiknya dapat keluar secara maksimal saat mulai dinikmati. Pengetahuan tentang cara penyajian yang benar adalah bentuk penghormatan terhadap karya seni sang pembuat bir.

Gelas yang digunakan pun harus disesuaikan dengan jenisnya guna memaksimalkan aliran udara dan menjaga ketahanan busa di bagian atas. Bentuk gelas yang unik membantu mengarahkan aroma langsung ke indra penciuman sehingga pengalaman mencicipi menjadi jauh lebih lengkap. Detail kecil seperti ini sering kali membedakan antara penikmat amatir dengan seorang kurator rasa profesional.

Sebagai kesimpulan, menentukan kualitas terbaik memerlukan kepekaan indra dan pengetahuan mendalam mengenai proses panjang di balik setiap botol yang dihasilkan. Dengan memahami standar emas ini, Anda dapat lebih menghargai setiap kerja keras para pengrajin dalam menciptakan minuman yang sempurna. Selamat mengeksplorasi dunia rasa dan temukan pilihan favorit Anda


FOPI: Federasi Olahraga Petanque Indonesia

Apa Itu FOPI?

FOPI, atau Federasi Olahraga Petanque Indonesia, adalah organisasi resmi yang membawahi seluruh kegiatan olahraga petanque di Indonesia. Tujuan utama FOPI adalah mengembangkan petanque sebagai cabang olahraga prestasi sekaligus diminati masyarakat. Organisasi ini bertanggung jawab dalam menyusun standar pertandingan, membina atlet, dan menyelenggarakan kompetisi dari tingkat lokal hingga nasional dan internasional. Dengan pembinaan yang terencana, FOPI menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk belajar dan menekuni olahraga ini secara profesional.

Sejarah FOPI

FOPI didirikan untuk menjadi lembaga resmi yang mengembangkan olahraga petanque di Indonesia. Sejak awal berdirinya, FOPI aktif menyelenggarakan turnamen lokal, provinsi, dan nasional untuk mempopulerkan olahraga ini. Tidak hanya itu, FOPI juga mengirim atlet Indonesia ke kejuaraan internasional, sehingga nama Indonesia semakin dikenal di kancah internasional. Aktivitas ini juga mendorong generasi muda untuk menekuni olahraga petanque dan menyiapkan atlet berbakat yang mampu berprestasi di level tinggi.

Struktur Organisasi FOPI

Struktur organisasi FOPI terdiri dari pengurus pusat, pengurus provinsi, dan cabang-cabang di seluruh Indonesia. Pengurus pusat bertugas menyusun kebijakan nasional, mengawasi program pelatihan, dan menjalin kerja sama dengan federasi petanque dunia. Pengurus provinsi dan cabang fokus pada pembinaan atlet muda serta penyelenggaraan turnamen di tingkat daerah. Dengan sistem ini, setiap atlet memiliki fasilitas latihan, bimbingan, dan kesempatan untuk bertanding dari level lokal hingga internasional.

Program dan Kegiatan FOPI

FOPI memiliki berbagai program untuk meningkatkan kemampuan atlet dan memperkenalkan olahraga petanque ke masyarakat. Program ini mencakup pemusatan latihan nasional, kompetisi antarklub, workshop petanque, dan pelatihan di sekolah-sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga ini, tetapi juga meningkatkan kualitas kompetisi di semua tingkat pertandingan. Dengan strategi ini, olahraga petanque semakin dikenal luas dan diminati banyak kalangan, dari pemula hingga atlet profesional.

Kesimpulan

FOPI memegang peran penting dalam memajukan olahraga petanque di Indonesia. Dengan sejarah panjang, struktur organisasi yang solid, dan program pembinaan yang terencana, FOPI berhasil mencetak atlet berprestasi sekaligus memperluas pengenalan petanque di masyarakat. Organisasi ini menjadi tempat ideal bagi siapa saja yang ingin belajar, berlatih, dan berkompetisi dalam olahraga petanque, baik di level lokal maupun internasional, sehingga prestasi dan popularitas olahraga ini terus meningkat.


FOPI: Memajukan Olahraga Petanque di Indonesia

Mengenal FOPI

FOPI, atau Federasi Olahraga Petanque Indonesia, adalah organisasi resmi yang membawahi seluruh kegiatan olahraga petanque di Indonesia. Tujuan utama FOPI adalah mengembangkan petanque menjadi cabang olahraga prestasi sekaligus diminati masyarakat luas. Organisasi ini bertanggung jawab dalam menetapkan standar pertandingan, membina atlet, serta menyelenggarakan kompetisi dari tingkat lokal hingga nasional dan internasional. Dengan pembinaan yang terstruktur, FOPI menjadi wadah utama bagi generasi muda untuk belajar dan menekuni olahraga ini secara profesional.

Sejarah FOPI

FOPI didirikan untuk menjadi lembaga resmi pengembangan olahraga petanque di Indonesia. Sejak awal berdirinya, FOPI aktif mengadakan turnamen lokal dan nasional guna mempopulerkan olahraga ini. Selain itu, FOPI juga mengirim atlet Indonesia ke berbagai kompetisi internasional, sehingga nama Indonesia semakin dikenal di kancah internasional. Langkah ini mendorong minat generasi muda untuk menekuni olahraga petanque dan membentuk atlet-atlet berbakat yang siap berprestasi di level tinggi.

Struktur Organisasi FOPI

Struktur organisasi FOPI terbagi menjadi pengurus pusat, pengurus provinsi, dan cabang-cabang di seluruh daerah. Pengurus pusat bertugas menyusun kebijakan nasional, mengawasi program pelatihan, dan menjalin kerja sama dengan federasi petanque dunia. Pengurus provinsi dan cabang fokus pada pembinaan atlet muda serta penyelenggaraan turnamen di daerah masing-masing. Dengan sistem ini, setiap atlet memiliki bimbingan, fasilitas latihan, dan kesempatan untuk bertanding dari level lokal hingga internasional.

Program dan Kegiatan FOPI

FOPI menjalankan berbagai program untuk meningkatkan kemampuan atlet dan memperkenalkan petanque kepada masyarakat. Program ini meliputi pemusatan latihan nasional, kompetisi antarklub, workshop petanque, dan pelatihan di sekolah-sekolah. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga ini, tetapi juga meningkatkan kualitas kompetisi di semua tingkat pertandingan. Dengan strategi ini, olahraga petanque semakin dikenal luas dan diminati banyak kalangan, dari pemula hingga atlet profesional.

Kesimpulan

FOPI memiliki peran strategis dalam pengembangan olahraga petanque di Indonesia. Dengan sejarah panjang, struktur organisasi yang solid, dan program pembinaan yang terencana, FOPI berhasil mencetak atlet berprestasi sekaligus memperluas pengenalan petanque di masyarakat. Organisasi ini menjadi tempat ideal bagi siapa saja yang ingin belajar, berlatih, dan berkompetisi dalam olahraga petanque, baik di level lokal maupun internasional, sehingga prestasi dan popularitas olahraga ini terus meningkat.


FOPI: 7 Fakta Seru Tentang Petanque yang Wajib Kamu Tahu

1. Apa Itu FOPI?

Federasi Olahraga Petanque Indonesia atau FOPI adalah organisasi resmi yang membina dan mengatur olahraga petanque di Indonesia. FOPI bertujuan mempopulerkan olahraga ini, mencetak atlet berprestasi, dan menjadikannya dikenal luas di masyarakat.

Olahraga ini sederhana tapi menantang, cocok untuk remaja yang ingin belajar fokus, strategi, dan kerja sama.

2. Petanque Itu Seru

Petanque menggabungkan keseruan dan strategi. Setiap lemparan bola membutuhkan perhitungan jarak dan posisi lawan. Tak heran banyak atlet muda yang jatuh cinta pada olahraga ini karena menantang sekaligus menyenangkan.

3. Struktur Profesional FOPI

FOPI memiliki struktur organisasi yang rapi dan profesional. Pengurus pusat bertugas membuat kebijakan nasional, sementara pengurus daerah fokus membina atlet dan menyelenggarakan turnamen lokal.

Selain itu, FOPI bekerja sama dengan asosiasi petanque internasional, memberi kesempatan bagi atlet Indonesia bertanding di level global dan menyesuaikan teknik mereka dengan standar dunia.

4. Aktivitas Seru dan Menyehatkan

Petanque bukan hanya olahraga kompetitif. FOPI mempromosikan petanque sebagai aktivitas menyehatkan dan menyenangkan untuk semua usia. Workshop, turnamen komunitas, dan kegiatan sekolah membuat olahraga ini semakin populer di kalangan remaja.

5. Fakta Unik Bola Petanque

Tahukah kamu? Bola petanque terbuat dari logam dan memiliki berat tertentu yang membuat teknik lemparan sangat penting. Mengatur posisi bola dan strategi lawan adalah kunci kemenangan.

6. Prestasi Internasional

Atlet Indonesia yang dibina FOPI sudah mulai menorehkan prestasi di tingkat Asia dan dunia. Ini membuktikan bahwa bimbingan FOPI bisa mengubah remaja pemula menjadi atlet yang kompetitif di ajang internasional.

7. Mengembangkan Karakter

Selain teknik dan strategi, petanque mengajarkan disiplin, fokus, dan sportifitas. Remaja yang aktif belajar olahraga ini belajar menghargai proses, menang atau kalah, dan bekerja sama dengan teman atau lawan.

Kesimpulan

FOPI adalah fondasi utama petanque Indonesia. Dari pembinaan atlet, prestasi internasional, hingga promosi olahraga di masyarakat, federasi ini terus memberikan kontribusi besar.

Dengan FOPI, remaja bisa menorehkan prestasi, mengasah kemampuan, dan menikmati keseruan petanque. Olahraga ini membuktikan bahwa petanque bukan hanya kompetisi, tapi juga hiburan, edukasi, dan pengembangan karakter.


FOPI: Tips, Fakta, dan Serunya Petanque untuk Remaja

Mengenal FOPI

Federasi Olahraga Petanque Indonesia atau FOPI adalah organisasi resmi yang membina dan mengatur olahraga petanque di Indonesia. FOPI bertujuan mencetak atlet berprestasi, mempopulerkan petanque, dan menjadikannya olahraga yang seru sekaligus strategis bagi masyarakat.

Remaja yang tertarik bisa belajar petanque mulai dari teknik dasar hingga strategi bertanding, semua terstruktur melalui program FOPI.

Struktur Organisasi dan Kerja Sama

FOPI memiliki struktur profesional. Pengurus pusat membuat kebijakan nasional, sementara pengurus daerah fokus membina atlet dan menyelenggarakan turnamen lokal.

Selain itu, FOPI bekerja sama dengan asosiasi petanque internasional, memungkinkan atlet Indonesia mengikuti kejuaraan global dan menyesuaikan kemampuan mereka dengan standar internasional.

3 Tips Seru Belajar Petanque

Berikut tips praktis dari FOPI agar remaja bisa cepat mahir:

  1. Latihan Teknik Dasar – Fokus pada cara melempar bola agar presisi dan konsisten.

  2. Pelajari Strategi – Posisi bola dan langkah lawan sangat menentukan kemenangan.

  3. Tetap Seru dan Santai – Petanque bukan hanya kompetisi, tapi juga hiburan dan rekreasi bersama teman.

Program pembinaan FOPI juga mengajarkan semua atlet pemula hingga profesional teknik bertanding, pengembangan fisik dan mental, serta disiplin olahraga.

Fakta Menarik Tentang Petanque

Petanque ternyata lebih dari sekadar melempar bola. Olahraga ini melatih fokus, koordinasi, strategi, dan kesabaran. Selain itu, melalui FOPI, petanque juga menjadi aktivitas yang menyenangkan di sekolah, komunitas, dan acara komunitas remaja.

Remaja bisa belajar berpikir cepat, menilai jarak, dan menentukan strategi yang tepat sambil bersenang-senang.

Kesimpulan

FOPI adalah fondasi utama pengembangan petanque di Indonesia. Dari pembinaan atlet, prestasi nasional dan internasional, hingga promosi olahraga, federasi ini terus memberikan kontribusi besar.

Dengan bimbingan FOPI, remaja bisa menorehkan prestasi, meningkatkan kemampuan, dan tetap menikmati keseruan petanque. FOPI membuktikan bahwa olahraga ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sarana hiburan, edukasi, dan pengembangan karakter yang menyenangkan.


FOPI: Kisah Inspiratif Atlet Muda Petanque Indonesia

erdirinya, FOPI telah menjadi tempat bagi banyak remaja menemukan bakatnya, belajar disiplin, dan meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Struktur Organisasi dan Kolaborasi

FOPI memiliki struktur organisasi yang profesional. Pengurus pusat mengatur kebijakan nasional, sementara pengurus daerah fokus membina atlet dan mengadakan turnamen lokal.

Selain itu, FOPI bekerja sama dengan berbagai asosiasi petanque internasional. Kerja sama ini membuka kesempatan bagi atlet Indonesia untuk ikut kompetisi global dan menyesuaikan teknik mereka dengan standar internasional.

Kisah Atlet Muda

Salah satu kisah inspiratif datang dari seorang remaja bernama Dika. Awalnya, Dika hanya bermain petanque di halaman rumah bersama teman-temannya. Ia sering belajar sendiri dan menonton video teknik melempar bola.

Berkat dukungan FOPI, Dika mulai mengikuti program latihan resmi. Semua atlet pemula diberikan pelatihan teknik melempar bola, strategi permainan, serta pengembangan fisik dan mental. Dika berlatih rutin, mengikuti turnamen lokal, dan perlahan mulai menorehkan prestasi.

Tidak lama kemudian, Dika berhasil lolos ke kejuaraan nasional dan meraih medali. Pengalaman ini menunjukkan bahwa dengan bimbingan FOPI, latihan disiplin, dan kerja keras, mimpi seorang remaja bisa menjadi prestasi nyata.

Petanque Sebagai Aktivitas Seru

Selain kompetitif, FOPI memperkenalkan petanque sebagai aktivitas yang menyenangkan dan menyehatkan. Workshop, turnamen komunitas, dan program sekolah membuat olahraga ini semakin populer di kalangan remaja.

Petanque mengajarkan strategi, konsentrasi, koordinasi, dan fokus. Dengan cara ini, olahraga ini bukan hanya melatih fisik, tetapi juga keterampilan berpikir cepat dan membangun karakter.

Kesimpulan

FOPI adalah fondasi utama perkembangan petanque di Indonesia. Dari pembinaan atlet, prestasi nasional dan internasional, hingga promosi olahraga di masyarakat, federasi ini terus memberikan kontribusi besar.

Dengan bimbingan FOPI, remaja seperti Dika bisa menorehkan prestasi, mengasah kemampuan, dan tetap bersenang-senang. FOPI membuktikan bahwa petanque bukan hanya olahraga kompetitif, tetapi juga sarana inspirasi, hiburan, dan pengembangan karakter bagi generasi muda.


Redescubriendo Cervecería del Valle

Y algún día teníamos que volver.  Pasó casi un año para que alguien del equipo de Barra Grau visitara nuevamente a nuestros amigos de Cervecería del Valle. Esta vez fue Eduardo con una cuota más de aventura.

Y la aventura inicia así:

Estaba en pleno tour del Valle Sagrado con destino final Ollantaytambo, donde íbamos a pasar la noche. De camino al alojamiento, pasamos de forma fugaz por la entrada de Cervecería del Valle y dentro de mí el bicho cervecero se despertó: no podía dejar de pasar la oportunidad de gozar esta experiencia.

Ya en Ollantaytambo y con tiempo libre por delante, acudí a mi amigo Google Maps para ver cómo llegar a la cervecería. Me dijo lo siguiente: 10 min en auto (1 sol el pasaje por tramo-colectivo)  y 1h y 10min caminando. Mi primera reacción fue: No! Cómo puede ser tanta la diferencia! De todas maneras el GPS de Google Maps está afectado por la altura.

Así que decidí ir caminando. ¡Y no pude haber elegido mejor! Un paisaje realmente de película me albergaba y acobijaba, volviendo esta experiencia única. Tirando planta entre carretera, vías del tren y un hermoso río, hizo que cada minuto de la 1h y 5min que me tomó llegar – sí, al final Google maps no se equivocó –  valiera la pena.
Ya en el taproom y con 9 caños por delante, me aventuré a probar todas las cervezas. Desde las ya clásicas «Be kind pale ale»,  «Inti punku ipa» hasta la «Del Valle a Barranco», una imperial brown ale que con su adición de miel nos da tanto amor. Todo esto acompañado de una rica canchita serrana y unos buenos intercambios cerveceros con la gente de lugar.
Para aquellos amantes de la cerveza,  los que les gusta descubrir y experimentar,  esta visita a Cervecería del Valle es más que recomendada. Es agradecer por cada historia que hay detrás de una cerveza y disfrutar.

Bonus:

Puedes perdir un tour a sus instalaciones para conocer un poco más del proceso de elaboración de su cerveza.


El día que conocí las IPAs

La primera vez que me enfrenté a un vaso de IPA fue durante una cata guiada. Para ese entonces ya habíamos decidido que queríamos mover nuestra orientación profesional hacia el apasionado mundo de las cervezas artesanales. Apasionado porque como ya lo hemos contado algunas veces en este blog, la mitad de las razones para tomar decisiones en este sector es, antes que la razón: el ímpetu, el chispazo, el puro amor a la camiseta.

Pero el momento en que pasó la cata estábamos en un punto distinto en nuestras vidas. En aquella época éramos personas muy juiciosas y diligentes. Yo pensaba estratégicamente que tener a una persona contándonos historias sobre cervezas mientras probábamos distintos estilos era el modo más eficiente de conocer nuestro mercado. Nuestro target. Nuestro producto. Que poquito sabíamos de la cerveza y de lo que realmente significa.

Pero esa noche comenzó así. La guía nos contaba historias sobre las primeras cervezas fabricadas en Egipto hace miles de años. O la curiosa historia de la cerveza que era transportada a la India y a la que se le añadió más lúpulo para que aguantara mejor el viaje, y que con el tiempo se transformó en un estilo conocido como la Pale Ale de la India y que hoy tiene un día en el calendario dedicado exclusivamente a su memoria.

Los que estábamos esa noche éramos mayormente desconocidos y la timidez o el recelo habitual nos mantenía muy reservados. Cada uno en su subgrupo. La guia, con la experiencia de haber hecho muchos de estos talleres antes nos dijo con una media sonrisa: bueno, tranquilos, ya van a ver cómo salimos de aquí siendo los mejores amigos. Aquí empecé a entender lo que significaba la cerveza, la buena cerveza. Empecé a entender que tenía más que ver con compartir. Con hablar un poquito más desde el corazón. Con coleccionar recuerdos, momentos, aromas y sabores.

 

LA IPA fue la tercera que probamos en una serie de 8 cervezas. La botella era preciosa. Celeste y blanca. Punk. Irreverente. Cool. El aroma prometía una experiencia diferente a todo lo que habíamos probado hasta ese momento de nuestras vidas. Fresco, como si hubieras metido la cabeza en un congelador. Cítrico, sugerente y zen, como lo que te inspira una hierba luisa. Hasta que probé el primer sorbo y se fue a la mierda la experiencia. El amargor fue demasiado para mi. Yo no sé cómo habrá sido la cara de los marineros que probaron las primeras IPAs, pero la mia calculo que más o menos así:

Fuente: Fotograma de Spot Gencan (Gremi d´elaboradors de cervesa artesanal i natural) https://www.youtube.com/watch?v=O_oiABZ-UZ0

Luego fui descubriendo que es más o menos normal esta reacción. El dulce y el salado son sabores sencillos para nuestro paladar. Desde que somos niños estos sabores nos parecen agradables. En cambio el ácido o el picante son más bien gustos que vamos adquiriendo con la edad. El amargor está incluso más allá. Más lejos dentro de nuestro espectro de sabores peruanos. Y por esto mismo nos suele “costar un poco más” cogerle el gusto. Digo que es más o menos normal porque luego están los que se enamoran a primera vista. Los que sin mayor explicación les encanta el sabor del lúpulo desde el minuto uno. Sea cual sea tu caso, lo que seguramente pasará, como con cualquier gusto adquirido, es que poco a poco lo empiezas a entender, a disfrutar, a valorar, a apreciar. Y luego, sin darte cuenta, un día descubres que extrañas el sabor amargo. Ya está dentro de tu dieta diaria de sabores. Ese día probablemente te veas más como éste (las barbas son opcionales):

Fuente: Fotograma de Spot Gencan (Gremi d´elaboradors de cervesa artesanal i natural) https://www.youtube.com/watch?v=O_oiABZ-UZ0

La noche de cata terminó tal como la guía había predicho. Las conversaciones fluían entre los grupos y era como si todos fuéramos un poco más sinceros, un poco más amigos y con menos necesidad de defendernos. Bajamos cantando por la calle camino a nuestras casas listos para dormir.

Nota final para tener en cuenta en una cata. Cuando llevas 2 litros de chela en el cuerpo o 6 estilos distintos, todo empieza a saber igual. Así que es una buena idea dejarla ahí. Esto no aplica para los jueces cerveceros. Estos personajes son de otro planeta, y están habituados a probar decenas de muestras de cervezas por día y estar en la perfecta capacidad de reconocer aromas, sabores, texturas y estilos.


Cambia, todo cambia

Cuando Barragrau comenzó hace 3 años el escenario local era otro. Había apenas unas 15 cervecerías en todo el Perú más o menos conocidas, y un montón de personas curiosas por descubrir estas cervezas. Un gran valor que podíamos dar al mercado como Barragrau era la facilidad para encontrar todas las cervezas en un solo lugar y para los cerveceros, la exposición de sus productos a través de internet. Hoy, con más de 100 productores nacionales de cerveza artesanal los retos son otros. Esta es una lista de nuestras metas/propósitos/norte para el 2018.

  • Lo primero y más importante es que cuando se tiene más de 200 productos en catálogo es necesario pasar de ser una mera lista a entender a nuestros usuarios y  mostrarle a cada quién lo más relevante.
  • Segundo. Es necesario seguir construyendo experiencias. Existen seguidores que valoran más el conocimiento, seguidores que valoran esos productos únicos de sus cervecerías favoritas, seguidores que valoran estar en la última de las cervezas que aparecen en el mercado, seguidores que valoran la comodidad de tener todo organizado en un sólo lugar y por último, pero no menos importante, los seguidores que están buscando hacer un regalo. Nuestra misión es seguir construyendo para cada uno de ellos experencias únicas.
  • Tercero. Seguir disminuyendo la barrera de entrada. Por supuesto, nos encantaría que más personas tengan la posibilidad de descubrir este apasionante mundo. Y por supuesto, somos conscientes de que mientas menor es el precio y mayor la cantidad de información, la barrera se hace más baja.
  • Cuarto. Incorporación de nuevos tipos y tamaños de botellas.
  • Quinto. Lima no es el Perú. Perú no es el límite.
  • Sexto. Sí, nos seguimos sintiendo identificados con todos aquellos productores que con mucho cariño y pasión hacen sus cervezas y comienzan en pequeña escala. Aunque tengamos un catálogo ya grande y que no hará más que crecer, seguiremos buscando un espacio para que esos pequeños productores tengan un lugar donde mostrar sus creaciones.
  • Séptimo. Seguir manteniendo el mismo nivel de calidad en todo lo que hacemos. El equipo Barragrau es ahora más grande y el reto es seguir funcionando como una máquina engrasada. Que nos mueva la misma pasión con la que comenzamos todo y con el mismo espíritu de divertirnos.
  • Octavo. Volver siempre a la gratitud. Que sea siempre esa el agua sobre la que navegamos. Gratitud hacia nuestros seguidores, gratitud por los que nos dejaron algo. Gratitud hacia los cerveceros que con su esfuerzo no dejan de producir maravillosas recetas. Gratitud hacia nuestro equipo, que día a día nos ayuda a hacer realidad este sueño. Gratitud hacia nuestros amigos y familia que siempre están ahí.

Yapa: Retomar la costumbre de comunicarnos más. Por este blog, por redes sociales, por email.


10 señales de que te estás volviendo un poco beergeek

De pronto te das cuenta que cada vez te vuelves más selectivo en lo que tomas. De hecho hace 6 meses que no te tomas una pilsen. Calma, no es nada grave. Es posible que te estés convirtiendo en todo un beergeek sin darte cuenta. Aquí hemos juntado 10 síntomas para ayudarte a evaluar tu estado:

  1. En tu casa tienes una colección de chapas o botellas o posavasos o destapadores. O todo eso junto.
  2. Eres capaz de nombrar al menos 10 estilos de cervezas BJCP
  3. Hey… Sabes qué demonios significa BJCP
  4. Para ti Michael Jackson no es solamente un cantante
    michael-jackson-2
  5. Probar una nueva cerveza es UN RITUAL. Quizá necesitas un vaso especial, un lugar especial, un momento del día especial, o una persona para entrarle. Pero definitivamente no es algo que pasa así sin más
  6. Tienes al menos dos botellas de cerveza artesanal en tu refri en este mismo momento y estás esperando el RITUAL para tomártelas
  7. Empiezas a usar palabras como ‘lupulada’, ‘maltosa’ y ‘turbia’ para describir las cervezas. Siempre terminas explicando qué es lupulado, maltoso y turbio.
    copa
  8. En tus redes sociales sigues al menos a 3 cervecerías artesanales
  9. Te han regalado por lo menos una vez cervezas artesanales
  10. Cuando te vas de viaje un MUST es traer/probar alguna cerveza del lugar

Si te has sentido identificado con al menos 3 de estos puntos cuidado, estás por desgraciarte la vida. Si ya caíste en más de 8… ya fue. Eres todo un beergeek. Eso sí, tienes el mejor hobby del mundo.

¿Cómo lo llevas? ¿Algún otro síntoma que quieras compartir?